This is an outdated version published on 2026-03-30. Read the most recent version.

Strategi Manajemen Pendidikan dalam Membangun Moderasi Beragama untuk Menumbuhkan Sikap Toleransi Siswa: Kajian Studi Literatur Review (SLR)

Fenomena keberagaman agama dan budaya di Indonesia merupakan bagian tak terpisahkan dari karakteristik sosial masyarakat yang terus berkembang. Dalam konteks globalisasi yang mempengaruhi hampir seluruh aspek kehidupan, tantangan untuk menjaga harmoni sosial menjadi semakin kompleks. Salah satu isu yang signifikan dalam menjaga keharmonisan ini adalah toleransi beragama, yang kerap kali terancam oleh polarisasi sosial dan sektarianisme.

Authors

  • Dede Ridho Firdaus Universitas Pamulang
  • Nurlelah Nurlelah Universitas Pamulang
  • Aep Saepul Anwar Universitas Pamulang

DOI:

https://doi.org/10.62007/joupi.v4i2.865

Keywords:

Religious Moderation, Tolerance, Education, Management Strategy, Systematic Literature Review, SLR

Abstract

This study aims to analyze educational management strategies for fostering religious moderation in order to cultivate tasamuh or what is commonly known as tolerance among students. The study examines the significance of religious moderation in education, particularly in Indonesia, as a response to the social challenges young people face regarding religious plurality. A Systematic Literature Review (SLR) methodology was employed to examine and synthesize relevant literature from various studies published between 2020 and 2025, sourced from multiple search engines. Data analysis yielded key findings regarding the importance of integrating religious moderation values ​​into curricula and educational practices, as well as the challenges concerning educators' understanding and commitment to implementation in the field. The study also demonstrates that the successful implementation of religious moderation requires synergy among schools, families, and the community, alongside supportive policies. These findings contribute significantly to the understanding of how education grounded in religious moderation can shape students' character to be more tolerant and inclusive. In terms of practical implications, educational policies need to strengthen curricula based on religious moderation and provide more intensive training for educators. The study suggests a need for further research into the factors influencing the successful implementation of religious moderation in schools and its impact on interfaith relations within society.

References

Abdullah, M. (2023). Pendekatan Strategis Moderasi Beragama Dalam Pendidikan, Jakarta: Rajawali Pers, 1.

Abu Dedi Samsudin, Eneng Muslihah, Shobri. (2024), Model Kepemimpinan Pendidikan Kontingensial dan Situasional, Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal, Vol. 6 No. 5, 2564.

Aluf, W., Bukhori, I., & Bashith, F. (2024). Evaluasi Pembelajaran Moderasi Beragama untuk Mengukur Penguatan Toleransi Siswa di MIN 2 Pamekasan, Jurnal Pendidikan dan Sosial, Vol. 4, No. 4, 1623.

Habibie, M. L. H, Al Kautsar, M. S. (2021). Moderasi Beragama dalam Pendidikan Islam di Indonesia, Jurnal Moderasi Beragama, Vol. 1, No. 1, 121.

Hakim Lukman Saifuddin. (2019). Abdurrahman Mas’ud, dkk. Kementerian Agama RI, Moderasi Beragama, Jakarta: Kementerian Agama RI, 1.

Mukhibat M, Ainul Nurhayati Istiqomah. (2023). “Pendidikan Moderasi Beragama di Indonesia (Wacana dan Kebijakan)”, Southeast Asian Journal of Islamic Education Management, Vol. 4 No. 1, 73.

Mokh Iman Firmansyah. (2019). Pendidikan Agama Islam: Pengertian, Tujuan, Dasar dan Fungsi, Jurnal Pendidikan Agama Islam-Ta'lim, Vol. 17 No. 2, 82.

Mulyani, S., & Santoso, A. (2012). Evaluasi Pendidikan Toleransi di Sekolah Dasar: Studi Kasus di Jawa Tengah, Jurnal Pendidikan Karakter, Vol. 11, No. 2, 145.

Nada Shofa Lubis. (2022). Pembentukan Akhlak Siswa di Madrasah: Kontribusi Lingkungan Sekolah, Kompetensi Guru, dan Mutu Pendidikan, Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah, Vol. 7 No. 1, 138.

Nawangsih Elok, Sabarudin. (2022). “Pendidikan Multikultural di Perguruan Tinggi’, Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, Vol. 4, No. 4, 5727.

Syahdan Mhd. Lubis. (2021). “Belajar dan Mengajar Sebagai Suatu Proses Pendidikan yang Berkemajuan”, Jurnal Literasiologi, Vol. 5, No. 2, Januari-Juni, 95.

Syaiful Anam, Ilzamuddin Ma'mur, Agus Gunawan, dkk. (2023). Filsafat Pendidikan Sebagai Pondasi Dasar Lembaga Pendidikan Islam, Jurnal Studi Islam, Vol. 9 No. 1, 53.

Sya'bani, M., & Sejati, Y. G. (2020). Nilai Pendidikan Islam Wasaṭiyyah Melalui Budaya Moderasi Beragama Sebagai Upaya Untuk Meningkatkan Kerukunan dan Toleransi Umat Beragama di Indonesia, Martabe: Jurnal Ilmiah Pendidikan, Vol. 3, No. 2, 271.

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D, Bandung: Alfabeta, 75.

Tambak Syahraini. (2014). Pendidikan Agama Islam; Konsep Metode Pembelajaran PAI, Yogyakarta: Graha Ilmu, 33.

Downloads

Published

2026-03-30

Versions

How to Cite

Ridho Firdaus, D., Nurlelah, N., & Saepul Anwar, A. (2026). Strategi Manajemen Pendidikan dalam Membangun Moderasi Beragama untuk Menumbuhkan Sikap Toleransi Siswa: Kajian Studi Literatur Review (SLR): Fenomena keberagaman agama dan budaya di Indonesia merupakan bagian tak terpisahkan dari karakteristik sosial masyarakat yang terus berkembang. Dalam konteks globalisasi yang mempengaruhi hampir seluruh aspek kehidupan, tantangan untuk menjaga harmoni sosial menjadi semakin kompleks. Salah satu isu yang signifikan dalam menjaga keharmonisan ini adalah toleransi beragama, yang kerap kali terancam oleh polarisasi sosial dan sektarianisme. Jurnal Pendidikan Indonesia, 4(2), 257–267. https://doi.org/10.62007/joupi.v4i2.865

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.