Resiliensi dan Penerimaan Diri Tokoh Utama Novel Timun Jelita Karya Raditya Dika: Kajian Psikologi Sastra

Authors

  • Adiat Yusuf Kurnianto Universitas Muhammadiyah Purwokerto
  • Mulasih Mulasih Universitas Muhammadiyah Purwokerto
  • Eko Sri Israhayu Universitas Muhammadiyah Purwokerto
  • Onok Yayang Pamungkas Universitas Muhammadiyah Purwokerto
  • Akhmad Fauzan Universitas Muhammadiyah Purwokerto

DOI:

https://doi.org/10.62007/joupi.v4i2.709

Keywords:

Literary Psychology, Raditya Dika, Resilience, Self-acceptence, Timun Jelita

Abstract

This study aims to explain the resilience and self-acceptance of the main character in the novel Timun Jelita, written by Raditya Dika, using a literary psychology approach. Literary works not only reflect social conditions but also contain the psychological dynamics of characters that can be analyzed scientifically. This novel was chosen because it is a work that has not been extensively studied, particularly from a literary psychology perspective. The method used in this study is qualitative descriptive, employing data collection techniques such as documentary analysis, note-taking, and literature review. Primary data sources were drawn from the novel Timun Jelita, while secondary data sources were obtained from relevant books, journals, and studies. Data analysis was conducted using Sigmund Freud’s psychoanalytic theory (id, ego, superego), the resilience theory by Reivich and Shatté, and the concept of self-acceptance by Supratiknya. The findings indicate that the main character possesses the ability to cope with life’s pressures through emotional regulation, optimism, empathy, self-confidence, and the capacity to identify new opportunities. Additionally, the main character also demonstrates self-acceptance through an open attitude, acceptance of others, and better mental health. This study contributes to expanding the field of psychology-based Indonesian literary studies

References

Ahmadi, A. (2015). Psikologi sastra. Unesa University Press.

Al-Ma’ruf, A. I., & Nugrahani, F. (2017). Pengkajian sastra. CV. Djiwa Amarta.

Alaslan, A. (2023). Metode penelitian kualitatif. Center for Open Science. https://doi.org/10.31237/osf.io/smrbh

Ariska, W., & Amelysa, U. (2020). Novel dan novelet. Guepedia.

Chamalah, E., & Nuryyati, R. (2023). Kepribadian anak dalam novel Sesuk karya Tere Liye: Analisis psikologi sastra Sigmund Freud. Jurnal Sastra Indonesia, 12(2), 138–147. https://doi.org/10.15294/jsi.v12i2.70585

Dumaris, S., & Rahayu, A. (2019). Penerimaan diri dan resiliensi hubungannya dengan kebermaknaan hidup remaja yang tinggal di panti asuhan. Ikra-Ith Humaniora: Jurnal Sosial dan Humaniora, 3(1), 71–77.

Freud, S. (2002). Psikoanalisis Sigmund Freud. Filsafat Keseharian, 291.

Hendriani, W. (2018). Resiliensi psikologis: Sebuah pengantar. Kencana.

Hidayat, Y. (2021). Kajian psikologi sastra dalam novel Negeri 5 Menara karya Ahmad Fuadi. Penerbit YLGI.

Ichsano, A., Mayangsari, A., Nayla, N., Christcanti, R., Zahra, S. F., & Rizkyanfi, M. W. (2024). Bahasa Indonesia dan resiliensi psikologis: Peran bahasa meningkatkan ketahanan mental individu dalam menghadapi tantangan hidup. PAEDAGOGY: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi, 4(2), 206–218. https://doi.org/10.51878/paedagogy.v4i2.3138

Istianah, U., Fatoni, A., & Hermawan, W. (2025). Representasi proses penerimaan diri tokoh utama dalam drama Korea True Beauty: Analisis psikologi sastra Maslowian. Bahtera Indonesia: Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia, 10(2), 562–577. https://doi.org/10.31943/bi.v10i2.1323

Nuryanti, M., & Sobari, T. (2019). Analisis kajian psikologi sastra pada novel Pulang karya Leila S. Chudori. Parole: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 2(4), 501–506.

Panambunan, I. W., Badaruddin, S., & Kuswarini, P. (2022). Analisis strukturalisme Robert Stanton dalam novel Tentang Kamu karya Tere Liye. JOEL: Journal of Educational and Language Research, 1(10), 1417–1430.

Prawira, S. D. (2018). Karakter tokoh utama pada novel Entrok karya Okky Madasari (Kajian psikologi sastra). Jurnal Ilmiah FONEMA: Jurnal Edukasi Bahasa dan Sastra Indonesia, 1(1), 1–15. https://doi.org/10.25139/fn.v1i1.1092

Putri, F. A., Vardani, E. N. A., & Anggraeni, A. W. (2023). Kajian psikologi sastra tokoh utama dalam novel Pancarona karya Erisca Febriani. BELAJAR BAHASA: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 8(2), 154–167. https://doi.org/10.32528/bb.v8i2.373

Ratna, N. K. (2012). Penelitian sastra: Teori, metode, dan teknik. Pustaka Pelajar.

Sari, I. N., Lestari, L. P., Kusuma, D. W., Mafulah, S., Brata, D. P. N., Iffah, J. D. N., Widiatsih, A., Utomo, E. S., Maghfur, I., & Sofiyana, M. S. (2022). Metode penelitian kualitatif. Unisma Press.

Sugiyono. (2013). Metodologi penelitian kuantitatif, kualitatif dan R&D. Alfabeta.

Sulistiyo, U. (2023). Metode penelitian kualitatif. PT Salim Media Indonesia.

Supratiknya, A. (1995). Komunikasi antarpribadi: Tinjauan psikologis. PT Kanisius.

Downloads

Published

2026-06-24

How to Cite

Adiat Yusuf Kurnianto, Mulasih Mulasih, Eko Sri Israhayu, Onok Yayang Pamungkas, & Akhmad Fauzan. (2026). Resiliensi dan Penerimaan Diri Tokoh Utama Novel Timun Jelita Karya Raditya Dika: Kajian Psikologi Sastra. Jurnal Pendidikan Indonesia, 4(2), 09–26. https://doi.org/10.62007/joupi.v4i2.709