Islam dan Nasionalisme Integratif : Rekontruksi Peran Umat Islam Dalam Membangun Persatuan Nasioanal Pasca-Kolonial di Indonesia.
DOI:
https://doi.org/10.62007/joumi.v4i3.883Keywords:
Islam, nasionalisme integrative, umat Islam, persatuan nasional, pasca colonialAbstract
Penelitian ini membahas relasi Islam dan nasionalisme integratif dalam konteks rekonstruksi peran umat Islam dalam membangun persatuan nasional Indonesia pasca-kolonial. Kajian ini dilatarbelakangi oleh munculnya berbagai tantangan sosial-politik kontemporer seperti globalisasi, radikalisme, polarisasi identitas, dan melemahnya solidaritas kebangsaan yang berpotensi mengancam integrasi nasional. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research) melalui analisis berbagai sumber ilmiah, khususnya jurnal bereputasi yang terindeks Scopus dalam sepuluh tahun terakhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Islam dan nasionalisme di Indonesia memiliki hubungan yang bersifat integratif serta historis, di mana nilai-nilai keislaman berkontribusi besar dalam pembentukan identitas nasional Indonesia. Nasionalisme integratif menjadi paradigma penting dalam memperkuat persatuan bangsa melalui penguatan moderasi beragama, pendidikan Islam, budaya toleransi, dan pemberdayaan sosial masyarakat. Rekonstruksi peran umat Islam dalam konteks pasca-kolonial juga menunjukkan bahwa umat Islam memiliki posisi strategis sebagai agen transformasi sosial dalam menjaga stabilitas nasional di tengah dinamika global kontemporer. Penelitian ini menegaskan bahwa Islam dan nasionalisme bukanlah dua konsep yang saling bertentangan, melainkan dua elemen yang dapat berjalan secara harmonis dalam membangun kehidupan berbangsa yang adil, damai, dan berkeadaban.
References
Aisyah A. 2014. “Nasionalisme Dan Pembentukan.” Jurnal Politik Profetik 4 (2): 80–93.
Azman. 2017. “Nasionalisme Dalam Islam.” Al-Daulah: Jurnal Hukum Pidana Dan Ketatanegaraan 6 (2): 214.
Hairiyah. 2022. “Islam Dan Nasionalisme : Studi Atas Pergumulan Islam Dan Nasionalisme Masa Pergerakan Nasional Indonesia.” Staatsrecht: Jurnal Hukum Kenegaraan Dan Politik Islam 2 (1): 33.
Jihadi, Hanifa Syamil, Raj’i Al Faruqi, Umar Abdurrahman. 2026. “Peran Kiai Pesantren Dalam Membangun Kesadaran Nasionalisme Umat Islam Pada Masa Kolonial.” Jurnal Pendidikan Tambusai 10 (1): 28.
Maryam, Hj. 2024. “Islam Dan Nasionalisme : Kontribusi Sejarah Islam Terhadap Identitas Bangsa Indonesia.” JURNAL PILAR: Jurnal Kajian Islam Kontemporer 15 (2): 118.
Soraya Rasyid dan Annisa Tamara. 2020. “Sarekat Islam Penggagas Nasionalisme Di Indonesia.” Rihlah: Jurnal Sejarah Dan Kebudayaan 8 (1): 67.
Suhaimi. 2013. “Relasi Islam Dan Nasionalisme Dalam Sejarah Bangsa Indonesia.” Al Qalam 30 (3): 294.
Susmihara. 2012a. “Pendidikan Islam Dengan Nilai-Nilai Budaya.” Jurnal Adabiyah 12 (2): 168.
———. 2012b. “PENDIDIKAN ISLAM DENGAN NILAI-NILAI BUDAYA.” Jurnal Adabiyah 12 (2): 168–85.
Susmihara Ryadi. 2016. “Islam Dan Nasionalisme Di Indonesia (Sebuah Tinjauan Sejarah).” Rihlah: Jurnal Sejarah Dan Kebudayaan 4 (1): 45.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Arjung Marendeng, Abdul Muthalib, Susmihara

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





