Program Gizi Hebat Keluarga sebagai Upaya Pencegahan Gizi Kurang pada Anak Usia 0-5 Tahun di Desa Cekok Kabupaten Ponorogo
DOI:
https://doi.org/10.62007/jouipi.v4i2.751Keywords:
Balanced Nutrition, Family Empowerment, Maternal Knowledge, Malnutrition, ToddlersAbstract
Malnutrition is a health disorder caused by an imbalance of nutrients required for growth, thinking, and all aspects related to life. Based on the health screening results from the Posyandu ILP in Cekok Village for November-December 2024, there were 9 cases of malnutrition in toddlers aged 0-5 years. The Gizi Hebat Keluarga (Great Family Nutrition) Program is an innovative initiative implemented by Group 16 PKL (Field Work Practice) from the Faculty of Public Health, Universitas Airlangga in 2024, as an effort to prevent malnutrition in Cekok Village, Ponorogo Regency. This program aims to increase the knowledge of housewives about the importance of balanced nutrition for toddlers and to empower families in preparing nutritious meals. This research is a quasi-experimental study with a one-group pretest-posttest design. The population consists of 3,655 individuals, with a sample size of 98 people, and the target of the Gizi Hebat Keluarga Program comprises 65 housewives with infants aged 0-5 years. Based on the average pretest and posttest scores, there was an increase in participants' knowledge by 12.07%, leading to the conclusion that the Gizi Hebat Keluarga Program is effective in controlling malnutrition cases among toddlers in Cekok Village, Ponorogo Regency.
References
Amanah, S., Herawati, H., Fitriyanti, & Kanan, M. (2024). Kejadian gizi kurang pada balita di wilayah kerja Puskesmas Sinorang. Jurnal Kesmas Untika, 15(1). https://doi.org/10.51888/phj.v15i1.254
Aristiyani, I., & Mustajab, A. A. (2023). Dampak status ekonomi keluarga pada status gizi balita. Jurnal Keperawatan Widya Gantari Indonesia, 7(2), 138–146. https://doi.org/10.52020/jkwgi.v7i2.5607
Asafila, I. M., Radino, & Latipah, E. (2025). Implementasi metode presentasi interaktif untuk meningkatkan partisipasi mahasiswa dalam pembelajaran. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10.
Baga, B. M. D. J. (2023). Hubungan status ekonomi keluarga dengan status gizi balita di Posyandu V Desa Kletek wilayah kerja Puskesmas Taman Sidoarjo. Jurnal Kesehatan, 1.
Dede, Y., Manongga, S. P., & Romeo, P. (2023). Faktor yang mempengaruhi kejadian gizi kurang pada anak balita di wilayah kerja Puskesmas Kanatang Kabupaten Sumba Timur. Jurnal Kesehatan Tambusai, 4, 2998–3010. https://doi.org/10.37887/jgki.v4i2.43111
Delhi, R., Kadir, S., & Hadju, V. A. (2025). Faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian gizi kurang pada balita di Puskesmas Paguat Kabupaten Pohuwato. Jurnal Kolaboratif Sains, 8(1), 198–206. https://doi.org/10.56338/jks.v8i1.6679
Ellora, W., Riang, E., & Purba, T. H. (2025). Intervensi gizi untuk penanganan terjadinya gizi kurang pada balita usia di bawah lima tahun. Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Ilmu Gizi, 3, 31–41. https://doi.org/10.57213/antigen.v3i1.537
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Profil kesehatan Indonesia. https://www.kemkes.go.id/downloads/resources/download/pusdatin/profil-kesehatan-indonesia/Profil-Kesehatan-2021.pdf
Liliandriani, A. (2024). Hubungan status sosial ekonomi dan pengetahuan ibu dengan status gizi balita. Journal Peqguruang, 6(2), 113–121. https://doi.org/10.35329/jp.v6i2.5428
Minkhatulmaula, Pibriyanti, K., & Fathimah. (2020). Faktor risiko kejadian gizi kurang pada balita di etnis Sunda. Journal Sport and Nutrition, 2(2), 41–48. https://doi.org/10.15294/spnj.v2i2.39763
Najwatory, K., Priasmoro, D. P., Keperawatan, J., & Kesehatan, F. I. (2025). Hubungan pengetahuan ibu tentang gizi dengan status gizi balita di Posyandu Desa Tempursari. Jurnal Penelitian Keperawatan Kontemporer, 6(1), 1–13. https://doi.org/10.59894/jpkk.v6i1.1121
Notoatmodjo, S. (2005). Promosi kesehatan (Cetakan ke-1). Rineka Cipta.
Nugrahaeni, M. T., Yutanti, W. T., Tarempa, G. N., & Noor, N. (2025). Pengembangan buku saku elektronik tentang pola makan sehat bagi kehidupan mahasiswa kost. Jurnal Prepotif, 9, 5176–5187. https://doi.org/10.31004/prepotif.v9i2.48948
Puspasari, H. W. (2022). Malnutrisi balita dan penyebabnya pada etnis Nias, etnis Sasak dan etnis Abun. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 10(2), 89–97. https://doi.org/10.32832/hearty.v10i2.4747
Puspitasari, I., Susilowati, A. D., Wiganata, S. A., & Damariswara, R. (2023). Faktor penyebab kekurangan gizi pada balita (Kajian meta sintesis). Jurnal Ilmiah Pannmed, 18(2), 260–275. https://doi.org/10.36911/pannmed.v18i2.1611
Rahmasari, Y., Anggraeni, S., & Rahman, E. (2022). Faktor yang berhubungan dengan status gizi balita di Puskesmas Cempaka Putih Kota Banjarmasin tahun 2022. Jurnal Kesehatan, 8, 22–30.
Rohmini, S., & Putri, R. A. (2024). Hubungan pengetahuan ibu tentang gizi balita dengan status gizi balita di Desa Padaan wilayah kerja Puskesmas Pabelan Kabupaten Semarang. Journal of Holistic and Health Sciences, 6(1), 123–133. https://doi.org/10.35473/jhhs.v6i1.388
Rostanty, R. A., Khairani, M. D., & Junita, D. E. (2023). Hubungan pola makan dengan kejadian gizi kurang pada balita usia 24–59 bulan di Desa Sumbersari Kecamatan Sekampung tahun 2023. Jurnal Gizi Aisyah, 6(2). https://doi.org/10.30604/jnf.v6i2.1402
Sambo, M., Ciuantasari, F., & Maria, G. (2020). Hubungan pola makan dengan status gizi pada anak usia prasekolah. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 11(1), 423–429. https://doi.org/10.35816/jiskh.v11i1.316
Sari, R. K., & Susilowati, E. (2023). Faktor penyebab gizi kurang pada balita. Jurnal Gizi Ilmiah, 10(3). https://doi.org/10.46233/jgi.v10i3.1109
Simamora, P., Hasibuan, E. R., & Lubis, A. A. (2022). Implementasi edukasi interaktif sebagai strategi peningkatan pengetahuan pencegahan diabetes melitus pada masyarakat Desa Huta Tonga. Namira Health Community Journal, 1(1), 1–5.
Timur, D. K. P. J. (2023). Profil kesehatan Provinsi Jawa Timur tahun 2023.
Trisatiyorini, T., Sinta, A. A., Puspitasari, E., Oktaviani, N., Rahmawati, W., Bashir, M. A., Wulandari, S., & Alawiyah, A. (2023). Efforts to increase public knowledge regarding hypertension through counseling activities at Posbindu Dukuh Pondok Ranji District, South Tangerang City, 2023. Jurnal As-Syifa, 4(2), 31–40. https://doi.org/10.24853/assyifa.4.2.31-40
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Insan Pengabdian Indonesia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





