Transformasi Metode Pembelajaran Pendidikan Agama Islam: Studi Kasus di Pesantren Al Islam Tenggulun Solokuro Lamongan Pasca Tragedi Bom Bali

Authors

  • Afif Afandi Institut Ahmad Dahlan Probolinggo
  • Ibnu Habibi
  • Ahsan Hakim

DOI:

https://doi.org/10.62007/joupi.v4i`1.662

Abstract

The 2002 Bali Bombing tragedy had significant social and institutional impacts on Islamic boarding schools (pesantren), particularly in relation to the stigma of radicalism and demands for reform in Islamic education systems. In this context, the teaching of Islamic Religious Education (PAI) no longer operates within a neutral pedagogical space but becomes an arena of adaptation to social and ideological pressures. This study aims to analyze the transformation of PAI teaching methods at Pesantren Al Islam Tenggulun, Solokuro, Lamongan, in the aftermath of the Bali Bombing tragedy. The research employs a qualitative approach with a case study design, utilizing in-depth interviews, participant observation, and document analysis. The findings indicate that the transformation of PAI teaching methods occurred gradually while maintaining traditional pesantren methods such as sorogan and bandongan, which were later integrated with dialogical and contextual learning approaches. This transformation serves as a pedagogical response to post-terrorism stigma, as well as an institutional strategy by the pesantren to foster a religious orientation among students that is moderate, inclusive, and contextual. These findings contribute theoretically to the study of Islamic education by demonstrating that the transformation of PAI teaching methods in pesantren functions as a pedagogical adaptation strategy in responding to post-terrorism social pressures.

 

References

Azra, A. (2020). Islam Nusantara: Jaringan global dan lokal. Jakarta: Prenada Media.

Bruinessen, M. van. (2021). Contemporary developments in Indonesian Islam: Explaining the “conservative turn”. Singapore: ISEAS Publishing.

Dhofier, Z. (2022). Tradisi pesantren dan modernisasi pendidikan Islam. Jakarta: LP3ES.

Freire, P. (2021). Pedagogy of the oppressed (50th anniversary ed.). New York: Bloomsbury Publishing.

Hasan, N. (2020). Islam politik di dunia kontemporer. Yogyakarta: Suka Press.

Kementerian Agama Republik Indonesia. (2019). Moderasi beragama. Jakarta: Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI.

Kementerian Agama Republik Indonesia. (2019). Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 183 Tahun 2019 tentang kurikulum pendidikan agama Islam dan bahasa Arab. Jakarta: Kementerian Agama RI.

Kementerian Agama Republik Indonesia. (2020). Penguatan moderasi beragama. Jakarta: Kementerian Agama RI.

Muhajir, I. F. (2023). Curriculum program and deradicalization: A study of Islamic boarding school in Indonesia. Jurnal Pendidikan Islam, 12(2), 155–170.

Muhaimin. (2021). Rekonstruksi pendidikan Islam: Dari paradigma ke praktik moderasi beragama. Jakarta: RajaGrafindo Persada.

Muhaimin. (2020). Pengembangan kurikulum pendidikan agama Islam di era digital. Jakarta: RajaGrafindo Persada.

Nata, A. (2022). Pendidikan Islam di era globalisasi dan disrupsi. Jakarta: Kencana.

Qodir, Z. (2021). Islam moderat dan deradikalisasi di Indonesia. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Robbaniyah, Q. A. (2022). Eksplorasi strategi kontra radikalisme pada santri di pondok pesantren. Jurnal Studi Keislaman, 9(1), 45–60.

Tilaar, H. A. R. (2021). Pendidikan, kebudayaan, dan masyarakat digital. Jakarta: Rineka Cipta.

Arifin, M. (2020). Pendidikan Islam kontemporer: Tantangan dan transformasi di era digital. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Downloads

Published

2026-03-27

How to Cite

Afif Afandi, Ibnu Habibi, & Ahsan Hakim. (2026). Transformasi Metode Pembelajaran Pendidikan Agama Islam: Studi Kasus di Pesantren Al Islam Tenggulun Solokuro Lamongan Pasca Tragedi Bom Bali. Jurnal Pendidikan Indonesia, 4(`1), 37–49. https://doi.org/10.62007/joupi.v4i`1.662